KEMENTRIAN BUMN AKAN ROMBAK DIREKSI ANGKASA PURA

Filed Under (Berita Media) by Rejeki on 22-06-2010

Ahad, 13 Juni 2010, 17:43 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA—Kementerian Badan Usaha Milik Milik Negara (BUMN) segera merombak jajaran direksi BUMN pengelola bandara, yaitu Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II.

“Pergantian direksi karena kinerjanya terus melorot,” ujar Anggota Komisi V DPR, Rhendi Lamadjido, di Jakarta, Ahad (13/6). Rhendi yang berasal dari Fraksi PDIP mengaku rencana pergantian direksi Angkasa Pura sudah disampaikan secara informal kepada anggota dewan.

Atas rencana tersebut, lanjut Rhendi, Komisi V yang membidangi perhubungan meminta pergantian jajaran direksi agar memperhatikan integritas dan kapasitas calon pejabat. “Semuanya bergantung pada pemerintah, kalau calonnya punya integritas dan kapasitas yang bagus, Komisi V pasti setuju,” ucapnya.

Rhendi pun mengingatkan pemerintah agar memperhatikan aspek jejak rekam (tranck record) calon direksi sebelum penyusunan jajaran direksi baru. Dia menambahkan, sejumlah nama sudah beredar di kalangan anggota dewan terkait perombakan direksi Angkasa Pura. Namun Rhendi tak ingin beauty contest para calon direksi dilakukan secara diam-diam. “Kalau perlu umumkan saja secara luas, biar publik juga bisa menilai langsung jejak rekam masing-masing calon.”

Dikatakan, isyarat adanya pergantian jajaran direksi Angkasa Pura bermula dari keterangan Menteri Negara BUMN, Mustafa Abubakar, akhir Mei lalu. Saat itu, kata Rhendi, Mustafa Abubakar menyiratkan ada rencana evaluasi terhadap kinerja angkasa pura sebagai pengelola bandara nasional maupun internasional di Indonesia.

“Kami akan mencari calon direksi untuk menggantikan yang saat ini. Kami akan melakukan fit and proper test untuk menjaring nama calon direksi, namun kami belum bisa menyebutkannya,” kata Menneg BUMN, Mustafa Abubakar.

Wakil Ketua Komisi V, Muhidin M Said, mengingatkan pemerintah agar memperhatikan aspek kredibilitas serta kemampuan calon direksi baru Angkasa Pura sebelum menentukan figur definitif.

“Idealnya posisi direksi dijabat orang yang benar-benar mengerti soal bisnis transportasi. Jangan pula dipaksakan, nanti harus belajar lagi,” kata Muhidin, politisi asal Fraksi Partai Golkar.

Menurut Muhidin, sejumlah nama pejabat di Angkasa Pura pernah dilaporkan ICW terkait dugaan korupsi sejumlah proyek di Angkasa Pura. Muhidin mengimbau agar pemerintah tak tutup mata terhadap laporan ICW. “Walaupun belum tentu benar, tapi itu baik untuk bahan evaluasi. Tidak boleh diremehkan hal-hal seperti ini,” ujar Muhidin.

Terpisah, anggota Komisi VI DPR yang membidangi BUMN, Refrisal, mengatakan, Menneg BUMN jangan sampai salah dalam menentukan calon direksi baru Angkasa Pura. “Menteri harus tegas menolak calon titipan yang disokong pengusaha,” kata Refrisal yang berasal dari Fraksi PKS.

Senada dengan Rhendi dan Muhidin, Refrisal ingin perombakan doreksi Angkasa Pura harus mengacu kepada integritas dan profesionalitas calon. “Utamanya harus figur yang jujur, profesional dan capable. Karena kalau soal laba, namanya BUMN sudah pasti untung kok,” katanya.

Dia menambahkan, Menneg BUMN harus berani melawan adanya aroma kepentingan politik dalam proses fit and proper test calon direksi baru. Kendati demikian, Refrisal juga tak ingin pemerintah mengajukan nama-nama yang tersangkut kasus korupsi.

“Sudah seharusnya yang diajukan itu adalah figur yang benar-benar punya integrasi moral yang baik,” imbuh Refrisal.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, M Ichsan Tatang, belum mau buka mulut terkait rencana perombakan direksi Angkasa Pura. “Coba dikonfirmasi kepada Pak Menteri saja, itu kan wewenang beliau,” tandas Tatang.

Red: taufik rachman
Rep: Ismail Lazarde

silakan baca langsung dari situs berikut ini :

Iya ganti dengan kalangan internal yang jujur,intrigritas ,track record yang baik dan membela karyawan,….jangan lupa hak hak karywan di bayrkan dulu yang tercantum dalam PKB II yang syah dan telah disetujui….!!!!!!!!!! salam solidaritas

Untuk mengobati kondisi Angkasa Pura I yang sudah carut marut, diperlukan Direksi baru, wajah lama gak usah lagi aja sudah bikin karyawan sengsara.

Butuh orang yang cerdas, berani, bermoral, jujur, amanah, bisa dipercaya. Perusahaan maju, karyawan sejahtera.

Semoga segera terwujud, insyaallah. Amin.

BUMN milik rakyat, jangan dijadikan proyek memperkaya kelompok tertentu. Jangan angkat lagi Direksi yang terindikasi melakukan korupsi karena korupsi adalah musuh nomor satu di negeri ini yang membuat rakyat miskin dan sengsara.

YTH BPK MENTERI BUMN,semoga Direksi Angkasa Pura 1,adalah yg memahami Angkasa Pura ! secara utuh, dan yg bermoral,tdk KORUPSI,bagi yg merasa Korupsi Di angkasa Pura 1,agar melaporkan diri untuk di minta pertanggungjawaban,BRAVO KPK,ICW,tugas yang mulia.Lanjutkan,tangkap ,adili dan Penjarakan para KORUPTOR,SAMSOL

Salam Solidaritas,Kita telah melaksanakan aksi keprihatinan di Angkasa Pura 1, namun penyelesaian komplit yg berkepanjangan, tdk mendapatkan tanggapan nyata dari pihak yg berwewenang,semoga Allah SWTmembuka mata hati kita semua,bahwa perjuangan terus dilanjutkan dan patut di selesaikan,PKB II,yang seharusnya dilaksanakan sepenuhnya,Allahu Akbar,,,,,,selamatkan Angkasa Pura 1,ewako Makassar

Direksi belum ketemu batunya ….

Salam Solidaritas

Bapak Menteri BUMN, didunia ini segala cara sudah kami wujudkan,,,,,
tetapi Belum ada satu pun dari t4 BUMN yang sudi mengakhiri persoalan yang terjadi khususnya di Angkasa Pura I.
Hanya Janji-janji yang terucap namun tak pernah terwujud. Ada hal yang belum kami temui di dunia ini yaitu sekretariat yang dapat mewujudkan penyelesaian masalah SP AP 1 yaitu perlu didirikan Kesekretariatan Yang Maha Kuasa. mudah-mudahan ini bisa tercipta karena mulai dari DPR, MPR, Sampai Jajaran Menteri + Petinggi Negeri ini masih belum bisa menangkal saktinya Pejabat di lingkungan khususnya AP 1.

he he he…sangking jengkelnya..sampai ngak percaya sama DPR,MPR dll luar biasa…….yah kita tetap LAPORKAN mereka ke TUHAN YANG MAHA ADIL. agar mereka segera di tunjukan jalan yang lurus dan indah mereka cepat disadarkan atas kelakuannya yang “adigang adigung adi guno”

Post a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word