Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Balikpapan proses tuntutan SP AP I

Filed Under (Berita Media) by Rejeki on 23-03-2010

BALIKPAPAN- Masih ingat pemecatan sejumlah karyawan PT Angkasa Pura, karena berunjukrasa. Di antaranya, pemecatan Arif Islam, Ketua Serikat Pekerja Angkasa Pura I (SPAP I) Cabang Bandara Sepinggan Balikpapan.

Hingga saat ini, status dan tuntutannya terhadap direksi belum juga tuntas. “Belum tuntas memang persoalannya, surat pak Arif Islam juga sudah masuk ke kita Suratnya itu sedang kita tanggapi,” ujar Kepala Disnkarsos Ir Tara Allorante kepada Metro, baru-baru ini. Menurut Tara-akrabnya disapa, mekanisme penyelesaian permasalahan tersebut sedang berjalan.

Disnakersos sendiri juga sedang melakukan upaya-upaya penyelesaian sesuai dengan surat aduan yang disampikan Arif Islam atas manajeman Angkasa Pura I yang saat ini belum juga memberikan hak-haknya. “Mekanismenya sedang berjalan. Hanya saja surat pak Arif Islam sedang ditangai oleh kita prosesnya di bidang pengawasan pekerja.

Baca selengkapnya :

Waktu jualah yang akan menentukan Yang bener itu benar dan Yang salah itu salah.Dalam hidup harus AMARMAKRUF NAHI MUNGKAR artinya Menegakkan Kebenaran dan Mencegah Kemungkaran atau Kejahatan.

memang pemimpin itu harus AMANAH, kena apa pemimpin lebih suka liat anak buahnya terseok seok,kenaapa pemimpin suka sekali menindas yang kecil,.. apa mereka tidak pernah merenung, bagaimana rasanya jadi orang kecil, mbok mereka bijak lah…

Kasus Mas Arif Islam adalah suatu fenomena memprihatinkan dari perilaku BUMN selaku Perusahaan Negara.

Tahukah Manajemen Angkasa Pura I bahwa Penetapan Pengawas Ketenagakerjaan Balikpapan yang menyatakan bahwa ARIF ISLAM HARUS DIPEKERJAKAN KEMBALI adalah representasi dari lembaga negara. Kenapa diabaikan ? Kenapa pula Peringatan Ke-1, Peringatan Ke-2 dan Peringatan Ke-3 dari Disnaker Balikpapan juga diabaikan? Rekomendasi Komnas HAM diabaikan ?

Dan
PT (Persero) Angkasa Pura I adalah badan Tata Usaha Negara/ Perusahaan Negara.

Pantaskah jika sesama lembaga negara (PT. AP.I selaku badan usaha milik negara) mengabaikan rekomendasi lembaga-lembaga negara lainnya (Pengawas Ketenagakerjaan Balikpapan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Indonesia ?

Maukah pihak-2 yang bersikeras mengintrospeksi diri, bercermin, agar tahu, adakah nilai-nilai arogansi disana ? Jangan sampai ada kedzoliman disana karena Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa menjanjikan siksa yang pedih bagi orang-orang yang berlaku dzolim.
Naudzubillah minzalik.

Terakhir,
tahukah Manajemen Angkasa Pura I,
bahwa dengan menganiaya Mas Arif,
teraniaya pula istri dan ketiga orang buah hatinya, anak-anak kesayangan Tuhan NYA yang masih kecil-kecil, 7 tahun, 4 tahun, dan 2 tahun?

Semoga Tuhan Yang Maha Memelihara, selalu memelihara kita di jalan yang benar yang Dia Ridhoi. Amin

Post a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word