CATATAN AKHIR TAHUN 2009

Filed Under (Redaksi) by Rejeki on 31-12-2009

Banyak kejadian yang telah dilalui Serikat Pekerja Angkasa Pura I. Banyak pelajaran yang bisa diambil pada tiap kejadian. Karena pada dasarnya semua orang adalah guru dan dunia ini adalah sekolah. Agar kita melakukan refleksi untuk menentukan langkah ke depan, maka sudah seharusnya kita rangkum seluruh keajdian selama tahun 2009 dalam sebuah catatan. Untuk lebih lengkapnya silakan baca lampiran berikut ini, yaitu Catatan Akhir Tahun 2009 SP AP I

klik catatan akhir tahun 2009 SP AP I

Buat temen-temen semua,
silakan memberikan tanggapan atas CATAHU (Catatan Akhir Tahun) yang sudah dibuat oleh DPP SP.AP.I. Dengan tanggapan, saran dlsb, kita akan sama-sama membuat organisasi kita lebih bermanfaat buat kita semua.

Last but not least,
Selamat Tahun Baru 2010
Semoga Tuhan Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana memberikan petunjuk dan kedamaian bagi kita semua. Amin

’2010″ Maju terus pantang mundurSP. AP.I ku, tetap berjuang tegakkan kebenaran .
Tetap jujur dan iklas tanpa pamrih.
yakinlah keadilan akan datang….
“suru diro joyo diningrat lebur dining pangastuti”

Perjuangan memang panjang dan melelahkan. Namun kita tidak boleh putus asa karena nasib anggota taruhannya. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha menjalankan PerintahNYA, menegakkan perintahNYA dan menjauhi laranganNYA.
Saya berbangga hati karena Perjuangan SP.AP.I tetap konsisten demi kesejahteraan anggotanya, dan ini sudah sesuai dengan kithahnya Serikat Pekerja berdiri.
Oleh karenanya saya a.n Seluruh Anggota SP.AP.I Cab. Balikpapan memberikan penghormatan yang setinggi tingginya bagi Perjuangan dan upaya yang telah dilakukan SP.AP.I.
Kejujuran, keuletan, keihklasan,dan keteguhan akan kebenaran adalah menjadi dasar dan arah perjuangannya.Adapun hasil selalu kita serahkan kepada ALLAH.swa, dan kami yakin bahwa ini semua dilakukan karena amanah anggota.
SAMSOL

Berbuat baik memang terkadang mudah dilakukan, yang sangat sulit adalah tekun berbuat baik, setia jalankan amanah walau banyak rintangan dan godaan datang menyapa. Yang juga menjadi sulit adalah rasa persatuan bagaikan satu “tubuh” ….. bila kaki terinjak sakit tentunya bukan kaki yang berteriak tetapi mulut yang berteriak ….. banyak dari kita sadar dan tau bahwa ada teman yang teraniaya namun terkadang rasa solidaritas dan prihatin hanya terucap di mulut …. apatah artinya?? Manakala aksi berjuta2 keping uang logam datang mengucur sebagai rasa solidaritas atas Prita Mulyasari ….. semua terkejut dan akhirnya Prita bebas. Memang banyak pembelajaran yang kita peroleh …. banyak kata bernuansa spiritual terucap spontanitas ditengah berbagai kemelut yang terus datang, seolah2 organisasi kita sedang mendidik banyak kader bangsa ditengah sulitnya “cari yang tua yang beri teladan baik” diantara 200 juta orang yang mulai belajar demokrasi.
Persoalan organisasi semakin bertambah banyak yang menguras energi, biaya, dan yang menyedihkan dan membuat hati jadi trenyuh manakala terjadi konflik antar teman yang mengorbankan persahabatan dan persaudaraan. Konflik karena salah paham, konflik kepentingan, konflik karena fitnah dan berbagai alasan lainnya …. yang dulu dicinta menjadi dibenci. Haruskah terus begitu ? Jika tdk pernah berbuat kesalahan, berarti kita tdk pernah mencoba sesuatu yg baru (Albert Einsten). Semoga benci menjadi benar-benar cinta.
Mengenang catatan perjuangan yang begitu panjang, tentunya kita patut mengucap beribu syukur dan terima kasih kepada Ketua Umum, teman2 DPP, para ketua DPC dan teristimewa mas Arif Islam yang tetap eksis membawa amanah yang kita titipkan walau sangat “teraniaya”. Terkadang hati trenyuh melihat kondisi yang dialami teman2, dan tanpa sadar tetes air mata jatuh bila mengenang itu semua …. namun apakah hanya rasa sedih yang bisa dibuat …. toch air mata tidak bisa mengubah apa2 …. Tentunya sebagai orang percaya, yang meyakini adanya “tangan Tuhan’ yang membantu, semua upaya penyelesaian telah sungguh dilakukan teman2 DPP. Hasilnya ?? Hanya Tuhan yang tahu, karena semua keputusan-Nya pastilah yang terbaik buat umat-Nya dan indah pada waktu-Nya ….. karena kebenaran yang hakiki adalah MILIK-NYA. Kata LSM Bendera terkait kucuran dana century, bila belum ada kebenaran lain seyogyanya kebenaran saat ini harus diakui sebagai kebenaran sebelum ada teori lain atau bukti lain atau data lain yang lebih benar/sahih.
Melihat begitu banyaknya surat yang telah dibuat oleh para petinggi negeri ini, dari berbagai pihak sampai dengan KOMNAS HAM, yang menyiratkan dukungan penuh kepada SP.AP.I …. bahwa apa yang dibuat teman2 ada pada TRACK YANG BENAR ….. tentunya itu dapat terbit karena perjuangan yang begitu panjang. Yang jadi pertanyaan APAKAH KARENA GENGSI ATAU SESUATU YANG LAIN membuat hati para pengambil keputusan di BUMN ini tetap pada pendiriannya …. Mereka tetap meyakini bahwa “bumi ini datar” padahal Nicolaus Kopernicus telah buktikan bahwa “bumi ini bulat”. Hal ini menjadi permenungan dalam kesendirian …. apa yang salah??? Siapakah yang salah???
Akhir kata, salam hormat buat semua pejuang hati nurani yang rela mengorbankan waktu, materi, harga diri, keluarga untuk tetap membawa amanah yang sama2 kita sepakati ….. bahkan sesungguhnya sudah sama bersepakat dengan para petinggi BUMN ini, walau katanya “khilaf” tanda tangan pada 1 Juni yang silam.….. Memang dunia terkadang aneh ….. tetapi yakinlah bahwa roda pedati akan terus berputar seiring dengan perputaran bumi yang bulat pada porosnya sekaligus berputar mengelilingi matahari. Bagi para Pejuang Hati Nurani, jangan cepat memuntahkan yang terasa pahit, dan hati2lah pada yang manis …. Yang manis jangan cepat ditelan karena bisa membawa diabetes. Terima kasih atas pengorbanannya, yakinlah pasti balasan kebaikan akan diterima dalam berbagai bentuk dan turunannya. Paling akhir teringat perjuangan kemerdekaan Indonesia …. tak kala bung Karno, bung Hatta dan sedikit orang2 pintar kala itu terus gigih perjuangkan kemerdekaan. Banyak rakyat Indonesia yang tidak sadar bahkan tidak mengerti makna perjuangan itu …. Ada yang mengerti tapi lebih memilih bersekongkol dengan penjajah untuk peroleh nikmatnya hidup ini…. Kenikmatan yang semu. Yang ingin terucap bahwa yakinlah bahwa kita pada track yang benar. Yang paham dan berhati nurani, marilah bergabung dan berilah polesan2 …. jangan buang banyak waktu berdebat soal etika penyampaian seperti di Pansus Century atau hal2 lain yang tidak penting tapi mari fokus pada substansi. Satu usul …. rasanya Allson sudah perlu dibersihkan lagi, karena ruangan rapat lama tertutup … dan tentunya kita salah bilamana meminta bagian dari keping logam Prita Mulyasari untuk hanya sekedar mengunjungi kembali para penjaga Allson. Mari kita satukan lagi kata dan kekuatan solidaritas untuk perjuangan datangnya om Adil dan om Benar. Semoga spanduk “Selamat Datang Pejuang Hati Nurani” belum dibuang dan masih layak pakai lagi. SALAM SOLIDARITAS.

salam solidaritas…
salut kepada temen2 SP AP-I, ditengah-tengah upaya penggembosan organisasi yang dilakukan oleh oknum manajemen dan karyawan yang notabene artis sinetron (PPT) PARA PENJILAT TUAN, teman-teman SP masih eksis memperjuangkan kesejahteraan karyawan.

banyak cerita tentang intimidasi, salah satu cerita yang terjadi diakhir tahun 2009, DIRUT dan DIRKEU bicara didepan para pejabat dibandara Syamsudin Noor. Di acara tersebut, DIRKEU dengan lantang bertanya “SIAPA YANG BELUM IKUT AKA, TOLONG TUNJUK JARI”
ada 3 orang pejabat yang tunjuk jari, MANAGER KOMERSIAL, ASMAN ELEKTRONIKA dan ASMAN RANGTIKA, “tolong setelah acara ketemu saya di ruang GM”…

INIKAH BAGIAN DARI INTIMIDASI????????

SALAM SOLIDARITAS

Ulasan Bang Primus begitu lengkap dan dalam. Informasi buat teman-teman, Bang Primus adalah mantan Ketua DPC Bandara Frans Kaisiepo, Biak yang dimutasi ke Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Semangat solidaritas yang terus dikau tiupkan semoga menyemangati perjuangan organisasi. Menjadi Ketua atau menjadi anggota biasa tentunya tidak mengurangi peran kita terhadap organisasi SP.AP.I karena berulang kali kita selalu tekankan organisasi ini milik anggota, bukan milik pengurus. Dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memelihara organisasi kita agar tetap amanah, jujur, dan berani berkata/berbuat benar.

Dalam salah satu pertemuan, petinggi serikat baru berucap dengan lantang, bahwa dia dulu bersama-sama SP.AP.I berjuang, berorasi di istana, dst. dst. Pertanyaannya adalah, jika dulu berjuang sekarang bagaimana ???? Mengaku diri berjuang, selayaknyalah dalam konteks paham betul akan arti perjuangan organisasi kita.

Banyak lembaga/orang yang memberikan nasihat tentang pentingnya menjaga persatuan karena melalui persatuanlah, serikat pekerja memperoleh kekuatannya.

Salah satu efek pecah belah serikat pekerja sudah bisa dilihat dari soal bonus bulan Desember tahun 2009 yang dikurangi tunjangan transport dan tunjangan sewa rumah … Kemudian Awal Januari 2010 terjadi keresahan saat terbit SK Direksi tentang Tunjangan Sewa Rumah diberikan dalam kelompok-2 tarif sewa yaitu mahal, sedang, murah. Tidak kurang dari Pengurus dan Anggota Makassar menyatakan protes karena SK Direksi tsb. dirasakan tidak adil.

Masihkah teman-teman hanya berdiam diri, ketika ketidakadilan terasa … Pilihannya ada pada teman-teman, namun komitmen SP.AP.I adalah akan terus memerangi ketidak adilan.

Hidup adalah proses belajar dan berjuang tiada henti. Dari setiap peristiwa, kita patut belajar untuk kemudian memperbaikinya di peristiwa berikutnya. Teman-teman tentu masih ingat dengan istilah TARGET AKHIR dan TARGET ANTARA. Target akhir kita untuk mendapatkan hak-hak PKB II (gaji, dll) mungkin memang belum kita dapatkan namun target antara yang antara lain praktek langsung nilai-nilai spiritual kita tentunya memberikan banyak pengayaan buat teman-teman. UJI KOMITMEN, UJI KESETIAAN, UJI KEJUJURAN, UJI KEIKHLASAN dst. sudah banyak dan terus kita jalani. Masing-masing diantara kita tentunya ingin hasil terbaik … karena setiap manusia akan dimintai pertanggung jawabannya.

SOAL INTIMIDASI YANG DICERITAKAN TEMAN KITA “HATI NURANI”, patut disikapi serius. Seperti itulah cerita yang banyak kami dengar. Saat ini cukup banyak bukti bagaimana terjadi intervensi manajemen pada saat proses perekrutan anggota serikat baru. Bukti ini menambah satu lagi cerita panjang tentang betapa menderitanya pejabat/pegawai AP.I karena terjadi intervensi, intimidasi terhadap mereka … Banyak yang mampu bertahan … namun banyak pula yang takut dan memenuhi keinginan SANG DZOLIM, karena periuk nasinya yang diancam. Namun yakinlah teman, bahwa Tuhan Sang Maha Pemberi Rizki akan selalu memberikan rizkinya bagi hamba-hambaNYA yang berkata dan berbuat benar.

Selain surat penegasan Menakertrans (No. B.78) dan Rekomendasi Komnas HAM (No. 3.093) serta dukungan Komisi IX DPR (RDPU, 21 Mei),
Ada satu harapan baru,

SP.AP.I termasuk yang diundang dalam acara silaturahmi dengan Menteri Tenaga Kerja dan Trans. R.I. pada tanggal 27 Januari 2010. Yang hadir dalam pertemuan tersebut, selain SP.AP.I adalah teman-teman kita dari Konfederasi dan Federasi Serikat Pekerja. Di hadapan sekitar 200 orang yang hadir, Menteri Tenaga Kerja & Trans. R.I. (Bapak Muhaimin Iskandar) menyatakan bahwa di BUMN terdapat 4-5 kasus diantaranya adalah KASUS ANGKASA PURA yang akan diprioritaskan penyelesaiannya.

Dan teman-teman,
Mohon berikan dukungan untuk Mas Arif Islam, Ketua DPC SP.AP.I Balikpapan, yang saat ini sedang menempuh proses hukum di Dinas Tenaga Kerja Kota Balikpapan. Pengawas Ketenagakerjaan sudah menerbitkan Penetapan bahwa PHK Mas Arif melanggar ketentuan Undang-Undang (UU 21/2000 tentang Serikat Pekerja/Buruh dan UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan) sehingga Direksi wajib mempekerjakan kembali Mas Arif pada posisi semula sebelum di-PHK dan gajinya harus dibayarkan sejak 7 Mei 2008 dst. Pengawas Disnaker Balikpapan telah mengirim Peringatan Ke-1, Ke-2 dan Ke-3 kepada Manajemen AP.I untuk mempekerjakan Mas Arif, namun semuanya diabaikan. Saat ini proses penyidikan sedang berlangsung oleh PPNS (Penyidik PNS Disnaker Balikpapan). Seandainya saja Penetapan Pengawas dijalankan, tentunya SP.AP.I tidak akan meneruskan proses hukum tsb.

Upaya penyelesaian juga sudah ditawarkan oleh Bapak Hotma Sitompul serta 51 orang Pengacara yang tergabung dalam TIM ADVOKASI SP.AP.I. Mereka mengundang Direksi tanggal 28 Januari 2010 namun ternyata Direksi tidak hadir.

Demikian,
sama-sama kita jaga organisasi kita,
dan sama-sama kita mohon doa kepada Allah SWT, Tuhan YME semoga langkah dan usaha kita dimudahkanNYA.
Amin

Buat temen-temen, bisa memberikan sms support dan penguatan buat Mas Arif Islam di HP No. 0813 475 22046 serta ke teman-teman Pengurus DPC Balikpapan melalui Rian (G. Aurianto), Sekretaris DPC di HP No. 0811 540 4076.
TKS
SAMSOL

Post a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word