Selamat Idul Fitri

Filed Under (Redaksi) by Rejeki on 20-09-2009

SERIKAT PEKERJA ANGKASA PURA I

mengucapkan :

Selamat Hari Raya Idul Fitri,

mohon maaf lahir dan batin



Atas nama DPC.SP.AP1 Bandara Sepinggan Balikpapan
” MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN ” Apabila dan Kekurangan, kesalahan dan prilaku yang kurang berkenan. Mungkin dalam melayani dan memperjuangkan dan mengemban amanah anggota belum mendapatkan hasil harap dimaklumi. Yang pasti SP.AP.1 Berjuang tak kenal Lelah dan tak kenal putus asa.
Terus galang Persatuan dan Solidaritas untuk Perjuangan menegakkan Kebenaran. SAMSOL.

Saya atas nama Ketua Forkom SP.AP1 Bali mengucapkan selamat Hari Raya “Idul Fitri” mohon maaf lahiR batin, selamat untuk SP.AP1 dan selamat berjuang tidak pernah mundur dan kendur untuk kepentingan pekerja serta langsungnya perusahaan “SAMSOL”

Terkait kabar tentang mutasi bagi para anggota SP AP I, benarkah terjadi? kalau memang benar, artinya Direksi sudah kalang kabut nih. Ingat ini adalah saat saat terakhir, dimana mereka sdh tdk kompak, saat ingin balas dendam. Jadi kita haru tetap kompak agar menang. Samsol

Benar , SK mutasi sudah diterbitkan, yang membuat kami di Balikpapan PREHATIN adalah ISTRI KA.DPC SP Balikpapan ikut dimutasi,padahal beliau tidak pernah meminta dan Konditenya selama bekerja baik, belum pernah ada kesalahan. Apakah ini dengan tujuan memisahkan dengan Arif Islam ? agar proses permasalahan yang sedang ditangani oleh pemerintah Kalimantan Timur tidak bisa terselesaikan? Sungguh sangat disayangkan tindakan Pejabat Angkasa Pura yang telah memisahkan keluarga KDPC kami. Namun kami hanya bisa berdoa, mudah mudahan Badai cepat berlalu. Untuk Mas Arif Sekeluarga kami ucapkan terima kasih, kami selalu beserta SP.AP.1, Jangan patah semangat. SAMSOL

Salam Solidaritas…..
Bersama ini saya pribadi mohon maaf atas segala kesalahan dan Kepada Seluruh Umat Muslim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1430 H tahun ini selalu diberikan limpahan rejeki dan kesehatan.

Untuk Masalah Mutasi Staf khususnya Pengurus SP itu memang sudah diatur oleh oknum, karena mereka sudah tidak punya hati nurani dan pikiran jernih dalam melaksanakan tugas. Maklum pikiran mereka khan hanya Jabatan dan Jabatan,,, jadi siapa yang menghadang ya di korbankan… karena dasarnya pengecut ya selamanya jadi pengecut dan sampah yang membahayakan perusahaan ini kedepan. tapi saudara kita di organisasi baru khan diem aja…???

ingat kawan2 bahwa tak ada pesta yang tak ber akhir…
jadi penjilat ya selamanya jadi penjilat….. apa mereka tergolong kaum itu… hati nurani yg bicara… itu saja.
(mohon maaf tidak terima komentar ya)
tks

Post a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word