Belajar Matematika

Filed Under (Sekilas Info) by Admin on 03-08-2009

Menyongsong perundingan Perjanjian Kerja Bersama ke-3 yang seyogyanya sudah harus dilaksanakan tentunya Tim Perunding SP.AP.I wajib mempersiapkan diri dengan baik dari segala aspek, baik psikis dan fisik juga kecerdasan intelektual (agar pandai hitung Pola Gaji Pokok, dll), kecerdasan emosional (agar tidak cepat marah dan sabar mendengarkan, dll) dan kecerdasan spiritual (agar kecerdasan intelektual yang dimiliki sungguh digunakan untuk kepentingan kebenaran).
Tentunya dengan harapan agar semua muatan perjuangan yang saat ini dibawa, semua amanah anggota dapat dinegosiasikan sehingga sungguh termuat dalam PKB III. Tertulis dan dilaksanakan dengan baik oleh kedua pihak yang bersepakat.
Menyoal gaji pokok dan juga hitungan-hitungan matematika lainnya, yang saat ini menjadi salah satu fokus perjuangan SP.AP.I selain THT dan Kesehatan Pensiunan, maka perlu sedikit pembelajaran Matematika.
Tentunya juga pembelajaran ini bukan hanya untuk Tim Perunding tetapi untuk kita semua karena SP.AP.I adalah dari kita, oleh kita dan untuk kita sehingga adalah wajib bagi kita untuk peduli dan turut memberikan sumbangsih positif (tidak hanya jadi penumpang gratis atau hanya bisa menyalahkan orang lain).
Berikut ini adalah sebuah kuis berhadiah (hadiahnya bisa diminta pada Mr. Amir Fauzy di Semarang yang menulis “tebakan” ini pada milis IAEETA …. maaf mas, tanpa izin tulisan ini dipublikasikan di sini) :

Yang bisa nebak dapat hadiah traktir nonton di planet holywood ! ?

Ada tebakan yang bikin ahli matematika bingung. Begini ceritanya :
* ada 1 ekor kambing dijual harganya Rp 75.000
* ada 3 pemuda yang mau beli kambing tersebut…

Berarti masing-masing orang mengumpulkan @ Rp 25.000… Akhirnya terkumpul Rp 75.000 sesuai harga jual… betul kan?

Nah… uang itu lalu dikasih sama calo seharga kambing tsb. = Rp.75.000…Masih betul kan??? Calo itu ternyata ngasih ke pedagangnya Rp 70.000 (dipotong 5.000). Pasti dong?

Lalu dari 5.000 itu yang 3000 dikembalikan ke 3 pemuda tadi @ Rp 1.000 (agar besok beli lewat dia lagi) dan sisanya Rp 2.000 buat si calo…. pasti masih betul khan?

Disini permasalahannya. ..

Berarti masing-masing pemuda ngantongin Rp 1.000 (yach nggak) atau dengan kata lain semula uang yang dikumpulkan oleh masing2 pemuda tadi Rp 25.000 dikurangi Rp 1.000 = Rp 24.000, sehingga masing-masing pemuda harus membayar hanya @ Rp 24.000 jadi perhitungan matematika = 3 X Rp 24.000 = Rp 72.000. Benar dong???

Kalau ditotal, maka uang yang dikumpulkan Rp.72.000 sehingga menjadi Rp 2.000 (punyanya si calo) + Rp. 72.000= Rp 74.000

Pertanyaannya ?

KEMANA SISA UANG YANG Rp. 1.000 ?

Yang seribu ada di calonya hehehe ….
seharusnya 24×3=72000 – 2000 (punya calo) gitu kan ??
salam angkasa ..

Kalo abang sih ….
kagak usah pinter-pinter matematika

nyang penting …
kudu jujur, amanah
inget ..
semua cuman titipan Allah
kite mesti banyak-banyak cari pahala, berbuat baik
jangan nyurangin pegawai

insyaallah
masuk surga …

Post a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word