Filed Under (Redaksi) by Rejeki on 13-02-2010
Dalam rangka menjalin komunikasi yang lebih interaktif dengan anggota maupun simpatisan Serikat Pekerja Angkasa Pura I telah membuat group di face book. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa jejaring sosial ini sedang diminati dan diakses banyak orang termasuk anggota dan simpatisan SP AP I, maka teman – teman bisa mengakses di alamat ini :
selamat bergabung.
SALAM SOLIDARITAS
DPP SERIKAT PEKERJA ANGKASA PURA I
Filed Under (Untuk direnungkan) by Rejeki on 13-02-2010
Akhir-akhir ini beredar satu opini di Kantor Pusat AP.I tentang THT dari salah seorang Pejabat yaitu ”Hati-hati lho, dengan THT kita, karena Yayasan diperkirakan tidak akan mampu membayar uang THT khususnya buat pegawai-pegawai yang masih muda, yang pensiunnya masih lama ?”. Statement ini cukup meresahkan pegawai, sehingga banyak yang melontarkan pertanyaan ”APAKAH BENAR DEMIKIAN?”.
Statement itu bisa jadi ada benarnya KALAU Perusahaan tidak membayar iuran tahunan yang merupakan kewajibannya kepada pegawai melalui Yayasan YAKKAP I selaku pengelola THT pegawai. Namun, faktanya adalah, sudah lebih dari lima tahun YAKKAP I berdiri (1 Juli Tahun 2003) dengan pendanaan yang berasal dari Iuran/Kewajiban Perusahaan ditambah Iuran/Kewajiban Pegawai, ternyata Yayasan tetap mampu membayar manfaat THT kepada pegawai. Bahkan Yayasan juga mencatat hasil pengembangan yang baik, walau pun Perusahaan membayar iuran tahunan secara tersendat-sendat, dan sampai sekarang masih membayar iuran berdasarkan perhitungan gaji tahun 2003. Baca selengkapnya »
Filed Under (Redaksi) by Rejeki on 31-12-2009
Banyak kejadian yang telah dilalui Serikat Pekerja Angkasa Pura I. Banyak pelajaran yang bisa diambil pada tiap kejadian. Karena pada dasarnya semua orang adalah guru dan dunia ini adalah sekolah. Agar kita melakukan refleksi untuk menentukan langkah ke depan, maka sudah seharusnya kita rangkum seluruh keajdian selama tahun 2009 dalam sebuah catatan. Untuk lebih lengkapnya silakan baca lampiran berikut ini, yaitu Catatan Akhir Tahun 2009 SP AP I
klik catatan akhir tahun 2009 SP AP I
Filed Under (Redaksi) by Rejeki on 28-12-2009
Serikat Pekerja Angkasa Pura I yang tergabung dalam Komite Solidaritas Nasional (KSN) pada tanggal 21 Desember 2009 telah menyelenggarakan diskusi publik yang bertemakan catatan akhir tahun. Tentu saja lebih banyak catatan kelamnya yang isinya adalah penindasan dan kesewenang-wenangan terhadap buruh/pekerja baik di sektor BUMN maupun non BUMN. Namun ada juga catatan yang cukup membanggakan yaitu berkat solidaritas dari anggota KSN dalam persidangan kasus ketua forum pegawai merpati dan juga kasus SP AP I, dan kasus SP dari non BUMN, akhirnya menang di PHI (Pengadilan Hubungan Industrial).
Sebelum acara diskusi, didahului oleh konferensi pers.
Untuk lebih lengkapnya silahkan baca lampiran berikut ini :
klik Siaran Pers KSN Tanggal 21 Desember 2009
klik CATATAN AKHIR TAHUN KSN
Filed Under (Berita Media) by Rejeki on 26-10-2009
Direktur Angkasa Pura I ditetapkan sebagai tersangka korupsi pada kasus toll gate di bandara Juanda – surabaya . Berdasarkan hasil audit BPKB, negara berpotensi dirugikan miliaran rupiah. Untuk lebih lengkapnya silakan baca di harian Jawa Pos berikut ini:
Filed Under (Sekilas Info) by Admin on 15-10-2009
Salam Solidaritas,
Sesuai yel-yel SP.AP.I bahwa BERSATU, BERJUANG TAK KENAL LELAH, maka yakinlah teman-teman bahwa amanah yang teman-teman titipkan kepada para pengurus DPP dan DPC SP.AP.I khususnya untuk mengawal kesepakatan-kesepakatan yang telah diputuskan bersama oleh Direksi PT.AP.1 dan SP.AP.I yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Bersama II tetap terus terkawal dengan baik. Tentunya banyak kendala yang dihadapi oleh pengurus khususnya DPP SP.AP.I yang secara langsung mengurusi titipan amanah teman-teman. Kendala keuangan, intimidasi-intimidasi dengan berbagai cara sampai dengan dimutasikan hampir “semua” ketua dan pengurus SP.AP.I. Banyak juga teman seperjuangan lari menjauh dengan berbagai alasan. Semuanya bertujuan untuk memperlemah kekuatan “karyawan” AP.I. Banyak teman2 yang “ketakutan” untuk bergabung dengan SP.AP.I, bahkan untuk berbicara dengan pengurus SP.AP.I banyak yang menghindar …. ketakutan …..Banyak teman2 mungkin sadar bahwa hak-haknya dikebiri, namun ego pribadi demikian kuat …. ketakutan lebih dominan, akhirnya menjadi orang yang diikat kebebasannya untuk berbicara, berpendapat. Sesungguhnya karyawan AP.I saat ini bekerja dalam tekanan.
Teman-teman, itu sedikit curahan hati membuka tulisan tentang REKOMENDASI KOMNAS HAM terkait tindakan anti serikat pekerja yang dilakukan oleh Direksi Angkasa Pura I kepada karyawan PT.AP.I (dalam hal ini SP.AP.I).
REKOMENDASI KOMNAS HAM ditujukan kepada :
- Presiden Republik Indonesia
- DPR R.I
- Kepala Kepolisian R.I
- Menteri BUMN
- Menteri Perhubungan
- Direksi PT. Angkasa Pura I Persero
Kalau membaca surat KOMNAS HAM yang relatif cukup panjang, sebenarnya intinya sangat sederhana yakni : MEMINTA DIREKSI ANGKASA PURA I UNTUK MEMATUHI HUKUM YANG BERLAKU DI NEGARA KITA TERCINTA. Secara tersirat juga menasihati Direksi PT.AP.I agar tidak menggunakan kekuasaannya dengan sewenang-wenang dan menindas yang lemah.
Tentunya semua kita harus belajar bahwa kekuasaan itu amanah dari Yang Kuasa dan haruslah dipergunakan dengan baik untuk kesejahteraan umat manusia …. dalam hal ini keadilan kesejahteraan bagi karyawan Angkasa Pura I.
SAMSOL dan teruslah bersatu, berjuang tak kenal lelah.
Untuk jelasnya klik SURAT KOMNAS HAM TERKAIT ADANYA TINDAKAN ANTI SERIKAT PEKERJA DI PT.AP.I
Filed Under (Sekilas Info) by Rejeki on 09-09-2009
Salah satu fungsi Serikat Pekerja adalah memperjuangkan keadilan. Dalam rangka fungsi tersebut maka Serikat Pekerja Angkasa Pura I telah melayangkan surat kepada manajemen Angkasa Pura I sehubungan dengan adanya perlakuan yang TIDAK ADIL yaitu berupa perbedaan perolehan Tunjangan Hari Raya (THR), yang mana berdasarkan Surat Keputusan Direksi ditetapkan bahwa Direksi dan Komisaris mendapatkan THR sebesar 2x penghasilan bulan Agustus 2009, sementara karyawan CUMA mendapatkan 1 kali penghasilan bulan Agustus 2009.
Banyak pertanyaan yang muncul seputar ketidakadilan ini. Apa dasar perbedaan perlakuan ini? Layak kah kita diperlakukan seperti ini?
Jawabannya coba anda renungkan sendiri….
Baca selengkapnya surat SP kepada manajemen :
surat