Sejarah

Serikat Pekerja Angkasa Pura I (SP.AP.I) didirikan pada tanggal 17 November 1999 di Jakarta. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan Keputusan Presiden Nomor 83 tahun 1998 yang meratifikasi Konvensi ILO Nomor 87 tahun 1948 tentang Kebebasan Berserikat dan perlindungan hak berorganisasi serta Pasal 87 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara, maka pegawai PT. Angkasa Pura I berhak untuk membentuk Serikat Pekerja, yang merupakan organisasi yang bersifat mandiri, demokratis, bebas, dan bertanggung jawab yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pegawai guna memajukan kinerja Perusahaan, memberikan perlindungan, memperjuangkan hak, dan meningkatkan kesejahteraan pegawai serta keluarganya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Di Perusahaan, SP.AP.I berusaha menjadi mitra manajemen yang baik. Dengan menghormati prinsip-prinsip hubungan industrial, SP.AP.I giat memberikan masukan kepada Manajemen dengan harapan Perusahaan menjadi maju dan sehat serta konsisten menerapkan praktik Good Corporate Governance yang bersih, transparan, terbuka dan bertanggung jawab. Dengan kemitraan yang demikian, maka kepentingan Perusahaan dan Anggota SP.AP.I dapat terpenuhi khususnya menghadapi tantangan Perusahaan dalam mewujudkan visinya menjadi world class company.

Dengan menerapkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas diharapkan seluruh Anggota SP.AP.I dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa di lingkungan Bandar Udara yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura I.